Juli 11, 2010

Iran Batalkan Rencana Rejam

Media Inggris melaporkan bahwa para pejabat Iran telah menghentikan rencana merajam seorang wanita hingga tewas atas tuduhan perzinahan.
Dalam laporan Kamis malam, harian The Times of London dan stasiun televisi Channel 4 mengutip pernyataan dari kedutaan Iran di London mengatakan Sakineh Mohammadi Ashtiani tidak akan menjalani eksekusi dengan dilempari batu.
Suratkabar The Guardian juga melaporkan bahwa Ashtiani tidak akan dilempari dengan batu hingga mati.
Belum jelas apakah dia masih menghadapi hukuman mati dengan cara lain. Banyak negara Barat dan para aktivis hak azasi manusia telah mendesak Iran agar jangan merajam Ashtiani.
Hari Kamis, jurubicara Departemen Luar Negeri Amerika Mark Toner mengatakan rajam adalah satu bentuk eksekusi yang merupakan penyiksaan, dan menyebutnya tindakan biadab dan memuakkan. Menteri Luar negeri Inggris William Hague mengatakan diteruskannya praktek itu oleh Iran menunjukkan ketidak-pedulian pemerintah Iran terhadap hak azasi manusia. 
voa/http://www.surya.co.id/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

footer