Mei 05, 2010

Cara Memeriksa Denyut Jantung Sendiri



Ilustrasi (Foto: mayoclinic)
Jakarta, Mengetahui perubahan denyut jantung sangat penting agar tahu masalah jantung sejak dini. Tak hanya dengan menggunakan peralatan khusus, memeriksa denyut jantung juga bisa dilakukan sendiri tanpa menggunakan alat.

Denyut jantung adalah jumlah detak jantung per satuan waktu, biasanya dinyatakan dengan denyut per menit (beats per minute atau bpm).

Denyut jantung dapat bervariasi sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk perubahan oksigen, seperti selama latihan atau tidur.

Pengukuran denyut jantung biasanya digunakan oleh para profesional medis untuk membantu dalam diagnosis dan pemantauan kondisi medis. Tapi Anda juga bisa melakukan pemeriksaan denyut jantung sendiri tanpa harus menggunakan peralatan medis khusus.

Seperti dilansir dari Ehow, Senin (3/5/2010), berikut cara memeriksa denyut jantung tanpa menggunakan peralatan khusus:

1. Gunakan jari untuk menemukan denyut nadi
Gunakan 2 jari atau 3 jari, yaitu jari telunjuk, jari tengah dan jari manis untuk menemukan denyut nadi Anda. Tapi jangan gunakan ibu jari karena ibu jari memiliki denyut sendiri.

Pemeriksaan bisa dilakukan pada pergelangan tangan (denyut radial) dan di leher (denyut nadi karotis).

Pada pergelangan tangan, gunakan bantalan 3 jari yaitu telunjuk, tengah dan jari manis. Tempat yang ideal adalah di bawah lipatan pergelangan tangan di pangkal jempol. Tekan ringan sampai Anda menemukan denyut nadi (darah berdenyut di bawah jari). Jika perlu, gerakkan jari-jari hingga Anda menemukan denyut yang paling kencang.

Pada leher cukup gunakan dua jari, telunjuk dan jari tengah. Tempat yang ideal adalah sekitar satu inci ke sisi tengah tenggorokan, tepat di tempat leher dan dagu bertemu.

2. Periksa dan merekam tingkat, kekuatan dan ritme
Gunakan jam atau arloji di tangan yang lain. Hitung dan catat berapa banyak denyut yang terjadi dalam 10 detik.

3. Dikalikan 6
Denyut jantung adalah jumlah denyut per satuan menit. Maka jumlah denyut selama 10 detik dikalikan dengan angka 6 (60 detik sama dengan 1 menit). Hasilnya merupakan denyut jantung Anda.

Denyut jantung lambat

Denyut jantung normal saat istirahat untuk individu dewasa berkisar 60-100 kali per menit. Bila seseorang memiliki denyut jantung di bawah itu, dokter akan mendiagnosanya dengan bradikardia (denyut jantung lambat).

Detak jantung lambat terkadang biasa dan bisa menjadi tanda seseorang sangat fit. Dewasa muda sehat dan atlet sering kali memiliki denyut jantung kurang dari 60 kali per menit.

Tapi bagi orang lain, detak jantung lambat bisa jadi tanda adanya masalah dengan 'sistem listrik' jantung. Ini menandakan alat pacu jantung tidak berfungsi dengan benar atau 'jalur listrik' jantung terganggu.

Bradikardia yang parah dengan jantung yang berdetak begitu lambat, sehingga darah yang dipompa tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh, dapat mengancam jiwa. (from : us.health.detik.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

footer