April 29, 2014

Ini Cara Terhindar dari Virus Corona

virus-corona 

TEMPO.CO, Jakarta – Kementrian Kesehatan menyerukan kewaspadaan terkait berjangkitnya penyakit Midle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS CoV) di Jazirah Arab.
Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan, Tjandra Yoga Aditama, mengeluarkan edaran terkait meninggalnya seorang warga negara Indonesia akibat terinfeksi virus tersebut pada Minggu 27 April 2014 Pk 13.00 di Rumah Sakit King Saud, Jeddah.
Disebutkan gejala-gejala sebagai berikut, demam (≥38C) atau ada riwayat demam, batuk dan pneumonia berdasarkan gejala klinis atau gambaran radiologis yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan bahkan di ICU.
Seseorang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) ringan sampai berat yang memiliki riwayat kontak erat dengan kasus konfirmasi atau kasus probable infeksi MERS-CoV dalam waktu 14 hari sebelum sakit.
Cara pencegahannya antara lain, selalu jalankan pola hidup sehat,  menjaga higinitas perorangan, rajin rajin cuci tangan pakai sabun. Bila tangan tidak tampak kelihatan kotor gunakan antiseptik. Bila diperlukan (mereka dengan penyakit kronik, di kerumunan orang, badan tidak fit dan lain lain) gunakan masker. (Baca : Hindari Virus MERS-CoV Saat Berhaji)
Lalu, mematuhi praktek-praktek pengamanan makanan seperti menghindari daging yang tidak dimasak atau penyediaan makanan dengan kondisi sanitasi yang baik. Juga mencuci buah dan sayuran dengan benar, menghindari kontak yang tidak perlu dengan hewan- hewan yang diternakkan, hewan peliharaan dan hewan liar.
Untuk kegiatan yang harus dilakukan setelah melakukan ibadah Umrah atau Haji, jemaah yang kembali harus diberi saran bahwa jika mereka mengalami sakit saluran pernapasan akut disertai demam dan batuk (cukup mengganggu kegiatan sehari-hari) pada periode 2 minggu (14 hari) setelah kembali, segera mencari pengobatan dan memberitahu otoritas Kesehatan setempat.
Orang-orang yang kontak erat dengan jemaah atau pelancong yang mengidap gejala atau tanda sakit saluran pernapasan akut yang disertai demam dan batuk (sehingga cukup mengganggu kegiatan sehari-hari), disarankan untuk melapor ke otoritas Kesehatan setempat guna mendapat pemantauan MersCoV dengan membawa kartu health alert yang dibagikan ketika berada di atas alat angkut atau ketika tiba di bandara kedatangan.
Jika ada keluhan atau gejala seperti tersebut di atas (poin 2) segera hubungi petugas kesehatan, baik selama di Arab Saudi maupun sampai 2 minggu sesudah sampai Indonesia

1 komentar:

  1. Terimakasih pembahasannya tentang Virus Mers ini. Sangat bermanfaat. O ya, Saya juga menemukan artikel berikut http://adatopik.blogspot.com/2014/05/virus-mers-middle-east-respiratory.html

    Apa juga bisa dijadikan rujukan? Mhn pencerahan agar tidak tersesat....

    BalasHapus

footer