November 04, 2012

Kamera Mata-Mata Laris di Indocomtech


Jam tangan ini tak terlihat seperti kamera mata-mata
Jam tangan ini tak terlihat seperti kamera mata-mata (VIVAnews/Alfin Tofler )

Kamera mata-mata ini tersedia dalam berbagai macam bentuk.


Mungkin akrab di telinga kita semua tentang berbagai peralatan mata-mata yang digunakan di film oleh para agen-agen rahasia. Di Indonesia keberadaan kamera pengintai ini pun sepertinya sudah bukan hal yang baru lagi.

Bahkan sudah ada beberapa perusahaan yang menawarkan berbagai kamera mata-mata ini. Umumnya tersedia dalam bentuk pulpen berkamera.

Untuk harga sebuah pulpen berkamera, biasanya Anda harus merogoh kantong anda cukup dalam bahkan sampai jutaan rupiah. Tapi jika Anda menginginkan kamera pengintai namun dengan harga terjangkau anda bisa datang pameran teknologi tahunan, Indocomtech yang diadakan di Jakarta Convention Centre, yang diadakan mulai tanggai 31 Oktober sampai 4 Novemver 2012.

Pemilik gerai Kamera Pengintai, Victor Leonardo, mengatakan kamera pengintai yang ia jual bukan hanya berbentuk pulpen layaknya yang selama ini banyak dijual. "Kami menyediakan mulai pena, kancing dasi, korek api, jam tangan, jam meja, kacamata, dasi, senter, pin smiley, tas tangan, USB Flash Disk bahkan sampai kotak tisu," ucapnya.

"Semuanya dilengkapi dengan kamera yang bisa merekam dari mulai 45 menit sampai berjam-jam," jelas Victor kepada VIVAnews di Jakarta, Sabtu 3 November 2012.

Jangan takut jika Anda menganggap benda-benda bertekhnologi tinggi ini terlalu mahal. Karena Victor mengatakan produk yang dipamerkannya saat ini harganya berkisar dari Rp 100 ribu sampai Rp 1 jutaan.

"Untuk yang paling mahal itu kotak tisu, karena dia bisa merekam jauh lebih lama daripada yang lain," ujarnya.

Berbeda dengan CCTV, kamera pengintai yang dijual Victor ini tidak langsung terhubung ke komputer atau monitor. Penyimpanan data gadgetnya disimpan dalam memori internal yang ada di dalam alat tersebut dan bisa diambil dengan kabel USB menggunakan komputer.

Victor menambahkan produknya ini lebih baik daripada CCTV karena amat ringkas digunakan, tidak memerlukan pemasangan khusus apalagi dijual dengan harga yang amat terjangkau. "Apalagi untuk pengintaian peralatan kami ini amatlah mendukung," ujarnya.

Selama 3 hari pameran, victor mengaku per hari bisa menjual alat pengintai yang diambilnya dari China ini lebih dari 50 unit. "Produk ini unik, makanya banyak yang beli." (adi)
sumber: http://teknologi.news.viva.co.id
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

footer