Tampilkan postingan dengan label Tips Cari Kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Cari Kerja. Tampilkan semua postingan

Mei 31, 2010

Tips untuk menghadapi interview


Untuk menghadapi interview, persiapan kita harus mulai dari 24 jam sebelum interview. Untuk lebih jelasnya coba simak persiapan menit-menit terakhir selama 24 jam sebelum wawancara berikut ini:

* Sehari sebelumnya
Cobalah untuk survei ke tempat wawancara. Hitung waktu yang ditempuh untuk mencapai tempat tersebut. Pelajari juga jalan-jalan yang terhindar dari kemacetan dan berbagai hambatan. Sehingga esoknya Anda dapat memperkirakan waktu dan jalan yang pas untuk perjalanan dan Anda tidak terlambat sampai di tempat tujuan.

* Malam sebelumnya
Pelajari daftar riwayat hidup atau curriculum vitae Anda. Cobalah berlatih wawancara dengan keluarga Anda. Ungkapkan keahlian dan ketrampilan Anda dengan suara yang jelas. Kalau perlu tuliskan 'point-point' penting tentang keahlian Anda di sehelai kertas kecil. Siapkan juga busana dan perlengkapan untuk wawancara esok hari, seperti sepatu, tas, 'note book', alat tulis, dll. Pilihlah busana yang paling netral dan sesuai dengan perusahaan yang mengundang Anda wawancara. Pastikan tidak ada satu hal pun yang tertinggal. Setelah semua telah dipersiapkan, segeralah tidur. Ingat, Anda membutuhkan energi yang cukup untuk sebuah wawancara maka jangan tidur terlalu larut!

* Pagi sebelumnya
Bangunlah lebih awal untuk mempersiapkan keberangkatan Anda. Jangan lupa mandi dan sarapan. Ingat, sarapan ini cukup penting karena berfungsi sebagai penyimpan energi mulai dari perjalanan sampai saat wawancara. Karena apa jadinya jika saat wawancara berlangsung kepala anda pusing dan perut mual karena perut kosong..? Sungguh sangat tidak nyaman bukan....?

* 10 menit sebelumnya
Setibanya di tempat tujuan, jangan lupa untuk ke toilet terlebih dahulu. Kadang memang Anda dilanda rasa 'nervous' yang berlebihan sehingga Anda ingin buang air kecil. Saat ke toilet sekaligus perhatikan dan rapihkan penampilan Anda. Setelah itu, sambil menunggu, simak obrolan orang yang sama-sama menunggu wawancara sekaligus mempelajari situasi dan apa saja kira-kira yang akan ditanyakan.

Dengan demikian ketika tiba giliran Anda untuk diwawancara, Anda tak perlu ragu dan grogi. Anda pun dapat lebih lancar menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Selamat mempersiapkan wawancara...!
Sumber: www.astaga.com

Mei 27, 2010

Tips Mengatasi Rasa Bosan dalam Bekerja

Konon kata pakar idealnya 4 jam kerja 4 jam istirahat….


Tapi karena bukan perusahaan sendiri, maka istirahat hanya 1 jam.

Jadi maklum kalau suka bosan atau bahkan capek….hik hik hik….



And have a nice long week end yooo……….

Tips Mengatasi Rasa Bosan dalam Bekerja

Adanya rasa bosan dan tidak dapat menikmati perkerjaan adalah hal yang wajar dalam kehidupan manusia. Tentu kita bisa bayangkan, seorang karyawan, misalnya, rata-rata ia menghabiskan waktu delapan jam sehari berkutat dengan perkerjaannya. Ini bukan waktu yang singkat, apalagi bila kita menjadikan pekerjaan sebagai beban berat. Akibatnya, perasaan sedih, tidak bersemangat, dan mengantuk lebih sering muncul sebagai tanda kebosanan mulai datang.

Rasa bosan dengan pekerjaan ini disebabkan antara lain adanya sifat monoton dalam pekerjaan tersebut sehingga tidak menarik dan menantang, lingkungan kerja yang tidak kondusif atau terasa ‘tidak hidup’, tidak memiliki otonomi dalam pekerjaan yang dilakukan sehingga tidak dapat melakukan sentuhan pribadi di dalamnya, tidak mencintai dan tidak menganggap penting pekerjaan tersebut, bahkan hanya sekedar duduk-duduk tanpa melakukan pekerjaan apa pun dapat menimbulkan rasa bosan ini.

Meskipun rasa bosan ini wajar dialami, Anda harus tetap pandai menyiasati agar hal ini tidak berlarut-larut dan menghambat produktivitas kerja. Ada beberapa kiat yang dapat Anda coba untuk mengatasi rasa bosan Anda:

• Bersyukurlah Anda telah mendapat pekerjaan karena saat ini banyak yang kesulitan mendapatkan pekerjaan dan mulailah mencintai pekerjaan Anda. Mencintai pekerjaan akan membuat Anda lebih bersemangat kerja.

• Fokuslah menyelesaikan pekerjaan pada jam kerja sehingga tidak banyak melakukan kesalahan dan harus mengulang dari awal. Sebab, mengulang pekerjaan yang sama dari awal dapat menimbulkan rasa bosan.

Tetapkan target yang harus dicapai untuk menghindari bermalas-malasan dan bosan.

Tentukan planning atau rencana-rencana untuk lima tahun lagi. Apakah Anda akan tetap seperti hari ini atau lebih berkembang? Lebih berkembang berarti harus ada kemajuan setiap hari dalam pekerjaan Anda. Jadi, buanglah rasa bosan dalam pikiran Anda!

Tambahlah skill/kemampuan baru yang menunjang pekerjaan Anda karena otak membutuhkan sesuatu yang baru. Selain membuat Anda lebih tertantang, skill ini bisa memberi Anda nilai ‘lebih’ dalam pekerjaan Anda.

Refreshing atau penyegaran dapat Anda lakukan di sela-sela jam kerja walaupun misalnya sekedar menghirup udara segar.

Di luar jam kerja, fokuslah untuk berpikir menyenangkan selain pekerjaan, misalnya nikmatilah berkumpul bersama keluarga. Lepaskanlah benar-benar beban pekerjaan. Curahkan perhatian Anda sepenuhnya untuk mereka.

Jalan-jalan di akhir pekan bersama orang-orang yang Anda cintai dapat Anda lakukan untuk menyingkirkan kebosanan ini.

Semoga bermanfaat. (sumber : email dari teman)

Mei 18, 2010

Hati-Hati dengan Strategi Piramida Marketing yang Berbasis Komisi

Saat ini banyak perusahaan yang menerapkan strategi marketing associate di mana mereka akan merekrut orang sebanyak-banyaknya dengan sistem piramida. Orang yang direkrut akan diwajibkan untuk merekrut orang lagi untuk dijadikan bawahannya dengan iming-iming mendapatkan pendapatan yang besar dibandingkan bekerja tanpa bawahan. Bagi pelamar yang baru lulus dan yang kurang pengalaman mungkin bisa terjebak dengan sistem ini. Seolah-olah kita sudah diterima kerja, namun sebenarnya kita bekerja pada mereka secara full time namun sistem rewardnya hanya komisi hasil kerja kita atau gaji dasar yang diberikan sangat minim yang terkadang di bawah UMR. Akan tetapi perusahaan yang seolah-olah bonafit, besar, dan terkenal dapat membuat anda mengiyakan tawaran mereka untuk bergabung. Sebenarnya pekerjaan yang mereka tawarkan kepada anda adalah sales berbasis komisi.


Perusahaan yang sering menggunakan tehnik semacam itu :
- Perusahaan Futures atau Bursa berjangka (Forex, Valas, Saham, Reksa Dana, dan sebagainya)
- Perusahaan Asuransi
- Perusahaan Perbankan (Kartu Kredit, Kredit/Loan, dll)
- Perusahaan MLM, dan sebagainya

Namun tidak semua perusahaan di atas melakukan tehnik yang serupa untuk mendapatkan keuntungan yang besar, dan masih banyak jenis perusahaan lainnya yang sedang atau mungkin akan mengadopsi sistem semacam itu. Semua perlu diwaspadai.

Jika anda yakin dapat melakukan dan mendapatkan penghasilan yang lebih besar dari sistem semacam itu anda boleh saja bergabung. Tidak ada larangan untuk bergabung dengan mereka. Namun sekali lagi perhatikan kemampuan yang anda miliki. Jangan terlena dengan tawaran dan janji tanpa melihat situasi yang sebenarnya. Banyak juga orang yang sukses, dan banyak pula yang akhirnya keluar dengan tangan hampa dan bahkan kehilangan nyawa. Bergabung dengan perusahaan investasi futures akan mewajibkan anda mencari modal untuk dimainkan dengan cara apapun terserah anda. Resiko kehilangan uang 100% pun bisa terjadi dan membuat anda putus asa.

Sekali lagi berhati-hatilah menentukan langkah anda. Jangan tergesa-gesa mengambil keputusan yang penting dan vital. Bersabarlah dalam mencari kerja. Mencari kerja dan uang tidaklah mudah. Tetaplah jujur dan tidak mengambil sesuatu yang bukan milik anda agar hidup anda selalu bahagia, damai, aman dan tentram.
Sumber : organisasi.org

Tips Melamar Kerja Via Email

Proses mencari pekerjaan adalah masa paling mendebarkan sekaligus melelahkan. Banyak tenaga, waktu dan biaya yang terbuang saat melamar pekerjaan ke berbagai perusahaan. Tapi keadaan ini dapat berubah dengan adanya e-mail sebagai salah satu alternatif cara mengirimkan surat lamaran.
Cara ini relatif lebih hemat tenaga, waktu dan biaya serta cepat sampai di tangan perusahaan yang dimaksud. Ada beberapa hal yang dapat dijadikan pertimbangan saat ingin mengirimkan lamaran kerja melalui e-mail :
- Ada dua cara mengirimkan lamaran melalui e-mail, yaitu dengan attachment atau menggunakan kotak pesan yang tersedia. Akan lebih terlihat profesional bila Anda mengirimkan resume melalui attachment atau dalam bentuk PDF file. Kecuali bila perusahaan yang dituju menginginkan cara biasa menggunakan kotak e-mail yang tersedia.

- Tulislah bidang pekerjaan atau kode pekerjaan (bila ada) yang Anda inginkan di subyek e-mail.
- Sebaiknya bagian pengantar surat lamaran kerja ditulis di bagian kotak e-mail. Sedangkan bagian curriculum vitae berikut ijazah dan sertifikat dapat Anda lampirkan dalam bentuk attachment. Tulislah semenarik mungkin bagian pengantar ini, agar penerima lamaran tertarik untuk mengetahui Anda lebih lanjut dengan membuka attachment yang telah dikirim.

- Seperti halnya surat pengantar pada surat lamaran kerja biasa, sebaiknya bagian pengantar tak perlu terlalu panjang. Cukup menjelaskan kecocokan kualifikasi Anda secara umum dengan pekerjaan yang diinginkan.

- Sebaiknya ijazah dan sertifikat Anda telah di-scan terlebih dahulu agar dapat diikutsertakan dalam surat lamaran ini. Sedikit banyak kelengkapan dokumen Anda menjadi salah satu nilai plus sehingga panggilan kerja pun lebih cepat datang.

- Sebelum mengirimkan surat lamaran kerja yang dimaksud, sebaiknya Anda melalukan percobaan dengan mengirimkan surat tersebut ke alamat e-mail teman yang memiliki tipe e-mail berbeda. Hal ini untuk mengetahui apakah email yang Anda kirim akan terlihat sama di tangan penerima. Periksalah bila terjadi perbedaan dengan draf e-mail yang Anda miliki. Bila tidak terjadi perbedaan, silakan teruskan ke alamat e-mail perusahaan yang dimaksud.

Pada umumnya format penulisan curriculum vitae menggunakan banyak fitur huruf seperti tanda strip, huruf italic atau bold yang belum tentu terlihat sama pada sistem komputer perusahaan penerima. Untuk itu Anda dapat menyimpan file ke dalam bentuk ASCII, Text Only, DOS Text, atau HTML. (ADT)
[from problema-sekretaris@yahoogroups.com]

Mei 16, 2010

Tips Melamar Kerja


Seperti kita ketahui, KERJA  adalah tujuan akhir usai kita mengikuti pendidikan formal atau Non Formal. Entah itu lulusan SMTP/SMP,  SMTA (SMA/STM/SMEA) ataupun mereka yang jenjang pendidikannya lebih tinggi Tingkat Sarjana….ujung ujungnya ya, kerja. Tidak kecuali yang bokap ama yokapnya emang dach jadi komisaris atau direktur…….ga jauh beda. Yang membedakan….bagi yang ga ada koneksi kedalam, mau ga mau cari kejaan sendiri.
Buat anda yang memang ga ada koneksi kedalam (bisa jadi ini juga berlaku bagi mereka yang ada orang dalam……..hiks) , perlu diperhatikan / disiapkan berkas berkas / beberapa hal untuk melamar kerja :

  • Surat Pengalaman Kerja ( CV =Curiculum Vitae)
  • Foto copy Ijasah dari pendidikan terendah sampai pendidikan terakhir.
  • Pas Foto Berwarna / Hitam putih,  ukuran 3x4, 4x6. rata2 4 buah
  • Surat Kelakuan Baik
  • Foto Copy SIM yang masih berlaku (khususnya untuk pekerjaan yang berhubungan dengan kendaraan)
  • Foto Copy Sertifikat bukti mengikuti program pendidikan diluar Sekolah

Data diatas adalah data umum yang diperlukan / diminta oleh perusahaan penerima kerja. Sebagai catatan :
Jangan memberikan data / ijasah /surat asli ke perusahaan penerima kerja apabila status anda baru calon pegawai terkecuali anda sudah resmi diterima dan sudah teken kontrak sebagai pegawai. Karna ada beberapa perusahaan yang meminta surat asli sebagai jaminan karyawan yang bersangkutan. Rasanya cukup segini dulu yach,lain waktu disambung tips yang lain,…..Salam

footer